Saat Mandi di Sungai/parit

Bocah di Riau Tewas Diterkam Buaya

Di Baca : 2050 Kali
Buaya yang menerkam bocah di Kabupaten Indragiri Hilir Riau Senin (21/10/2024) berhasil ditangkap warga dibelah perutnya tapi tak ditemukan korban (foto kiri atas), Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto (foto kanan atas). Foto bawah, jenazah bocah dibawa ke rumah keluarganya untuk dikebumikan. (Dok. Humas Polres Inhil)
 

Namun, setelah perut buaya dibelah oleh warga, tidak ditemukan tubuh korban di dalamnya.

"Tim di lapangan sempat melakukan upaya pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia keesokan harinya Selasa (22/10/2024) pukul 07.00 WIB pagi. Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga dan sudah dikebumikan. Korban luka pada perut dan kaki," jelas Kombes Pol Anom.

Peristiwa ini menambah daftar kejadian serangan buaya di wilayah Indragiri Hilir, Riau khususnya di kawasan sungai (parit istilah orang Inhil, red) yang menjadi habitat alami satwa liar buas tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.

Dari dulu hingga kini sudah diketahui bahwa Tembilahan khususnya yang terdapat parit/sungai dan Kabupaten Indragiri Hilir umumnya yang dikenal dengan sebutan "Negeri Seribu Parit" merupakan habitat buaya buas atau tempat hidup buaya liar yang bergerak secara diam-diam (silent). Gerakannya tidak kelihatan di dalam sungai kecil/parit tersebut. Tapi bila warga lengah, maka buaya liar itu tiba-tiba muncul dan menerkam membawanya ke dalam air merobek-robek tubuh manusia. (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar