PKS Terantam Komitmen Wujudkan Operasional Berkelanjutan Berstandar Internasional
Lebih jauh, Andri turut menjelaskan bahwa PKS Terantam turut mengendepankan keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah cair sawit atau POME sebagai sumber energi baru terbarukan pembangkit listrik tenaga biogas untuk mendukung program pemerintah mewujudkan Net Zero Emissions 2060 mendatang.
"Begini, POME (palm oil mill effluent) saja kami tangani dengan serius sebagai sumber EBT. Apalagi produksi CPO yang merupakan hasil jerih payah perusahaan. Ini sangat menyesatkan," tegas alumni IPB University tersebut.
Ia mengatakan bahwa instalasi pembangkit listrik tenaga biogas yang berada di PKS Terantam dan diresmikan sejak 2019 lalu tersebut mampu menghasilkan tenaga listrik mencapai 0,7 MW.
PLTBG hasil kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (saat ini dikenal sebagai badan riset inovasi nasional/BRIN) itu mampu meningkatkan efesiensi perusahaan hingga Rp2,4 miliar pertahun.
"Selain itu, PLTBg Terantam juga berkontribusi menekan angka gas rumah kaca sebesar 352,45 CO2Eq," kata dia.
Pada fasilitas PLTBG Terantam ini pula, telah dibangun pilot project Bio-methane Compressed Natural Gas/Bio-CNG yang mampu memurnikan methane sehingga hasilnya cocok untuk kendaraan ataupun gas rumah tangga.
Tulis Komentar