Insiden Ambruk Musala Al Khoziny Sidoarjo:

Hingga Minggu Siang, Korban Meninggal Dunia Jadi 37 Orang

Di Baca : 3812 Kali
Insiden Musala Al Khoziny Sidoarjo yang ambruk, hingga Minggu siang, korban meninggal dunia jadi 37 orang dan dalam pencarian 26 orang. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan SIP MSi, memberikan keterangan pers terkait update penanganan ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur, per Minggu (5/10/2025). (Dok. BNPB)
 

Secara umum, proses pembusukan jenazah memang menghasilkan cairan dan gas yang berbau, namun pada umumnya tidak menjadi sumber penularan penyakit menular seperti HIV, TBC, atau COVID-19.

Risiko kesehatan justru dapat timbul apabila cairan pembusukan mencemari sumber air bersih di sekitar lokasi, terutama di daerah padat penduduk atau yang memiliki sanitasi kurang memadai. Kondisi ini dapat memicu munculnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare, kolera, tifoid, atau hepatitis A, bukan karena kontak langsung dengan jenazah, tetapi akibat air yang terkontaminasi.

Sebagai solusi, BNPB bersama Pusat Krisis Kesehatan RI dan Dinkes bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur juga akan menambah porsi penyemprotan insektisida maupun disinfektan termasuk strategi pengelolaan lingkungan di area pembersihan puing dan kawasan sekitar. Tujuannya untuk memitigasi dan mencegah terjadinya penyakit lanjutan dari pembusukan jenazah yang sudah memasuki hari ketujuh.

Di samping itu, BNPB juga akan memberikan dukungan tambahan berupa peralatan seperti Alat Pelindung Diri (APD), kacamata google, sarung tangan khusus, masker, sepatu boots dan kebutuhan lain yang diperlukan sesuai standar prosedur sekali pakai.

“Nanti semua keperluan, APD, kacamata google dan apapun BNPB akan dukung. BNPB punya banyak APD dan semua peralatan lain yang dibutuhkan,” kata Budi.

Layanan Psikososial Hingga Bekam Tradisional

Banyaknya kendaraan darurat seperti ambulance maupun dump truk yang berlalu lalang selama proses evakuasi dikhawatirkan dapat memicu dampak trauma kepada keluarga korban, tetangga maupun pengguna jalan lainnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar