Panen Raya Padi di Mardingding Bukti Nyata Upaya Pemkab Karo Pulihkan Lahan Terdampak Banjir
“Panen raya ini menjadi indikator keberhasilan pemulihan dan penguatan jaringan irigasi di kawasan terdampak banjir. Dengan irigasi yang kembali berfungsi optimal, petani dapat menanam tepat waktu dan menjaga produktivitas padi secara berkelanjutan,” ucap Wakil Gubernur.
Sebagai bentuk dukungan nyata dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2025 sudah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada petani, berupa 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, 5 unit gudang pascapanen, 4.000 unit perangkap lalat buah, 4 unit handtraktor, serta 9 unit cultivator, Bantuan Benih Padi Sawah Seluas 1.040 ha, Bantuan Benih Jagung Hibrida seluas 550 ha.
Banjir Oktober 2024 Sempat Rendam 743 Hektare Sawah
Kawasan Paya Lah Lah sebelumnya sempat mengalami masa sulit akibat banjir yang terjadi pada 10 Oktober 2024. Banjir tersebut menggenangi sekitar 743 hektare sawah dan menyebabkan puso serta kerugian besar bagi para petani.
Menjawab kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo mengambil langkah nyata melalui kolaborasi dan kerja bersama lintas sektor. Pada April 2025, Pemkab Karo bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI melalui Direktur Serealia, Dr Abdul Roni Angkat STP MSi, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di kawasan Paya Lah Lah. Dalam peninjauan tersebut disampaikan apresiasi atas semangat dan upaya Pemkab Karo dalam mencari solusi serta membangun sinergi dalam satu komando untuk pertanian.
Hasil peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelaksanaan Program Optimasi Lahan Rawa Tahun 2025 melalui pekerjaan normalisasi saluran dan sungai sepanjang 15,4 kilometer. Program ini didukung oleh APBN melalui Kementerian Pertanian, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta keterlibatan Kodim 0205/Tanah Karo dan perangkat daerah teknis terkait.

Tulis Komentar