sepanjang 2025

PTPN IV PalmCo Raup USD 10,5 Juta dari Penjualan CPO Bersertifikasi RSPO

Di Baca : 3495 Kali
Sub Holding PTPN IV PalmCo yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) berhasil memperoleh tambahan penghasilan berupa premium price mencapai USD 10,5 juta atau Rp174 Miliar dari penjualan 760 ribu ton crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) sepanjang 2025. (Dok. PTPN IV Regional III)
 

Begitu juga dengan minyak inti sawit (PKO) bersertifikasi RSPO MB, tercatat sebanyak 40,5 ribu ton telah diserap oleh pasar.

Untuk diketahui, sertifikasi RSPO dengan skema Identity Preserved (IP) merupakan level tertinggi dalam sistem rantai pasok berkelanjutan RSPO. Seluruh CPO yang diperdagangkan dipastikan berasal dari sumber tunggal yang terverifikasi dan terpisah dari produk non-sertifikasi, sehingga memiliki nilai premium di pasar internasional.

Begitu juga dengan model Mass Balance (MB) memungkinkan pencampuran minyak sawit bersertifikasi pada setiap tahap dalam rantai pasokan, termasuk pengontrolan lokasi produksi dan menjadi bagian penting dari volume CSPO (Certified Sustainable Palm Oil) yang dijual di pasar.

Jatmiko menambahkan, dari seluruh produksi tersebut, sebagian diantaranya guna memenuhi pasar domestik dan internasional. Ia menegaskan bahwa konsistensi penerapan standar keberlanjutan menjadi faktor utama dalam menjaga akses, terutama pasar global di tengah meningkatnya hambatan non-tarif dan regulasi lingkungan di negara tujuan ekspor.

“Pasar global maupun lokal semakin selektif. Keberlanjutan, kepatuhan, dan transparansi menjadi parameter utama. PalmCo menempatkan ketiga aspek tersebut sebagai bagian dari strategi bisnis,” ujarnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar