Mensos: Sekolah Rakyat Khusus untuk Keluarga Miskin dan Anak Putus Sekolah

Mensos Minta Kepala Daerah Agar Sediakan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Di Baca : 119 Kali
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf didampingi Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman, dan pejabat lainnya tiba di Sekolah Rakyat Jalan Sekolah Rumbai Pekanbaru, Minggu (14/6/2026). Mensos disambut siswa Sekolah Rakyat Pekanbaru yang dulunya lemas ngantuk-ngantuk kini setelah dibina di Sekolah Rakyat mereka menjadi cerdas, sigap, dan cekatan. (tim/azf)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meminta kepala daerah, baik Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Indonesia agar menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Tahun 2026 ini ditargetkan di seluruh Indonesia pembangunan Sekolah Rakyat sebanyak 300 Sekolah Rakyat.

Hal ini disampaikan Mensos Saifullah Yusuf saat Open House Sekolah Rakyat di Jalan Sekolah  Rumbai Pekanbaru, Minggu (14/6/2026). Kegiatan Sekolah Rakyat 2026 di Pekanbaru akan dimulai Juli 2026. Dan tahun ajaran 2025 lalu sudah berjalan 11 bulan hingga Juni 2026 ini. Tahun ini ada sekitar 450 penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat di Pekanbaru.

Saat ini calon siswa baru tahun ajaran 2026/2027 di Pekanbaru sedang direkrut dan ditempatkan di asrama Jalan Sekolah Rumbai Pekanbaru. Dan rencananya bila Sekolah Rakyat di Kuansing telah selesai pembangunannya, maka siswa rekrutan baru di Pekanbaru akan dikirim dipindahkan ke Kuansing. Sementara gedung baru Sekolah Rakyat di Jalan Sekolah Rumbai Pekanbaru akan segera dibangun 2026 ini.

Menteri yang akrab dipanggil Gus Ipul ini, menegaskan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto diperuntukkan khusus bagi keluarga miskin dan rentan secara sosial ekonomi.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar