Warga Desa Penjuru, Kateman, Inhil, Pengrajin Tempurung Kelapa
Kateman, Detak Indonesia--Dengan mengembangkan usaha, inilah yang dikatakan perkembangan perekonomian, yang merupakan peningkatan potensi, bisa memproduksi bahan, atau barang, dan jasa yang bisa dihasilkan.
Misalnya di setiap wilayah pasti ada pepohonan ataupun tanaman yang dijadikan penghasilan dari masyarakatnya. Berbagai cara pengrajin, dari sisa batang atau buahnya, tentunya bisa diolah sedemikian cara, yang menambah hasil usaha.
Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, para petaninya merupakan mayoritas penghasil Kelapa. Dari dahulu, sampai sekarang turun temurun, sisa dari isi kelapa, katakan yang disebut tempurung akan selalu diolah menjadi arang, inilah yang sampai sekarang menambah hasil dari pengrajin atau para petani.
Setelah melaksanakan rapat di Kantor Desa Penjuru, Pemerintahan Desa (Pemdes) di wawancara awak media.
"Usaha ini sebenarnya, memang dari orang orang terdahulu, yaitu sejak zaman ke zaman, seperti para orang tua kita, sehingga sampailah ke kita, yang seakan mewarisi cara pekerjaannya," ujar Ketua RW 02 Parit Kalimantan Desa Penjuru, Husaini Anwar, yang mewakili para pengrajin kepada wartawan, pada Kamis 7 Mei 2026.
Tulis Komentar