bersama PTPN IV PalmCo

BRIN Kaji Pengembangan CBG Limbah Sawit di Riau

Di Baca : 116 Kali
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PTPN IV PalmCo mengkaji potensi pengembangan bio compressed biomethane gas (CBG) berbasis limbah sawit di Provinsi Riau sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi bersih dan hilirisasi energi baru terbarukan nasional. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Menurut Ugun, PTPN IV PalmCo saat ini tengah mempercepat pengembangan CBG di berbagai unit operasional perusahaan. Salah satu proyek awal yang telah memasuki tahap pembangunan berada di PKS Tinjowan, Sumatera Utara.

Selain itu, PalmCo bersama mitra strategis juga menargetkan pembangunan 17 instalasi CBG secara bertahap hingga 2029 mendatang di sejumlah wilayah operasional perusahaan.

“Pengembangan CBG merupakan bagian dari transformasi PalmCo menuju perusahaan agribisnis modern berbasis energi hijau. Limbah sawit yang sebelumnya dipandang sebagai residu kini kami dorong menjadi sumber energi bernilai tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk industri maupun transportasi,” ujarnya.

Dalam tahap pertama pada 2026, PalmCo menargetkan groundbreaking 10 proyek CBG, dilanjutkan pengembangan tahap berikutnya pada 2027 dan 2029. Secara keseluruhan, proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan biomethane berkadar tinggi yang dapat menjadi substitusi gas alam atau compressed natural gas (CNG).

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Teknologi Proses (PRTP) Hens Putra menilai sektor perkebunan sawit memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan limbah menjadi energi bersih.

“Energi menjadi salah satu prioritas utama nasional. Melalui kajian ini, kami ingin menghitung sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan limbah sawit agar dapat menghasilkan energi yang lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar