Hari Krida Pertanian 2026 Jadi Momentum Perkuat Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Karo
Kabanjahe, Detak Indonesia--Pemerintah Kabupaten Karo memperingati Hari Krida Pertanian Tahun 2026 di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Karo/Taman Kota Kabanjahe, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (25/6/2026).
Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr dr Antonius Ginting, SPOG MKes, bersama Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan SP, hadiri Hari Krida Pertanian 2026 yang merupakan bagian dari Calendar of Event (COE). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku pembangunan pertanian sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pertanian yang maju, modern, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa Hari Krida Pertanian bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghargaan kepada para petani, peternak, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi menjaga ketahanan pangan serta menggerakkan perekonomian daerah.
Mengusung tema “Pertanian Maju, Petani Sejahtera, Indonesia Berdaulat Pangan”, peringatan Hari Krida Pertanian Tahun 2026 menjadi wujud tekad bersama untuk membangun sektor pertanian yang modern, produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Karo sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara memiliki tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Dengan potensi tanah yang subur, iklim yang mendukung, serta sumber daya manusia yang tangguh, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Karo.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong berbagai program strategis, antara lain pengembangan kawasan hortikultura unggulan, peningkatan produktivitas dan kualitas komoditas pertanian, pengembangan peternakan dan kesehatan hewan, modernisasi alat dan mesin pertanian, penguatan kelembagaan petani, hilirisasi dan pemasaran hasil pertanian, serta pengembangan kemitraan usaha antara petani, koperasi, dunia usaha, dan investor.
Tulis Komentar