Karhutla merupakan ancaman bersama

PTPN IV-BPBD Riau Kolaborasi Wujudkan Desa Mandiri Peduli Gambut

Di Baca : 46 Kali
Sub Holding PTPN IV PalmCo melalui entitasnya yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Riau, PTPN IV Regional III menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Provinsi Riau dalam upaya mewujudkan kerangka Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG). (Dok. Humas PTPN IV Regional III)

Kampar, Detak Indonesia--Sub Holding PTPN IV PalmCo melalui entitasnya yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Riau, PTPN IV Regional III menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Provinsi Riau dalam upaya mewujudkan kerangka Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG).

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan penyaluran peralatan pendukung penanganan kebakaran kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) desa-desa berareal gambut, seperti Desa Air Terbit, Pagaruyung, dan Sungai Limau, tiga desa yang berbatasan langsung dengan areal inti PTPN IV Regional III Kebun Sei Galuh, Kampar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Jim Gafur dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus membangun kolaborasi multipihak dalam mengantisipasi potensi karhutla selama musim kemarau, khususnya di kawasan yang didominasi lahan gambut.

Ia pun menyambut baik inisiatif yang dihadirkan PTPN IV Regional III. Menurutnya, penanggulangan bencana karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

"Karhutla merupakan ancaman bersama. Karena itu, upaya pencegahannya membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Kami mengapresiasi PTPN IV Regional III yang tidak hanya fokus mengamankan wilayah operasionalnya, tetapi juga melibatkan masyarakat melalui peningkatan kapasitas seperti ini," kata Jim.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar