Produktivitas Terjaga, Petani Sawit Riau Komit Bermitra dengan PTPN V
"Jadi kita mengenalkan single management. Kita yang menanam, kita yang mengelola, dan kita yang mengolah hasilnya. Petani juga kita berdayakan selama peremajaan sawit berlangsung. Kemudian setiap hasil transaksi sawit yang tercatat di rekening, petani juga mengetahuinya," tegasnya.
"Alhamdulillah, saat ini semua petani mitra yang bekerjasama dengan kita, dan mau menerapkan sistem single management telah mencatat produktivitas jauh di atas rata-rata nasional hingga 23 ton TBS per hektare," tuturnya sambil menyebutkan standar PPKS adalah 19 ton TBS per hektare pertahun.
Ia mengatakan PTPN V terus mengakselerasi PSR sesuai dengan target perusahaan seluas 18.000 hektare hingga tahun 2023 mendatang. Hari ini, perusahaan melakukan tanam perdana di atas 720 hektare sawit petani milik empat koperasi unit desa (KUD) di Kabupaten Siak, Riau. Keempat KUD itu adalah Tunas Muda, Tandan Mas Jaya, Budi Sawit, dan Lembah Sawit.
Khusus tahun 2020 ini, di Kabupaten Siak, PTPN V sendiri menargetkan untuk meremajakan 2.000 hektare yang terdiri dari tujuh KUD. Selain empat KUD di atas, terdapat tiga KUD lainnya masih dalam proses validasi data dan ditargetkan akan mulai diremajakan sebelum penghujung tahun ini.
Tulis Komentar