Perusahaan Lain Tak Hadir Undangan LAM Riau

LAM Riau Apresiasi PTPN V Dalam Diskusi Pancung Alas

Di Baca : 1878 Kali
LAM Riau menyelenggarakan diskusi terpumpun tentang Pancung Alas. Sejumlah akademisi, tokoh adat, cendekiawan, mahasiswa turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung LAM Riau, Kota Pekanbaru, Senin (27/11/2023). Diskusi itu juga turut mengundang sejumlah perusahaan, namun PTPN V yang merupakan perusahaan perkebunan sawit milik negara menjadi satu-satunya yang memenuhi undangan itu. (Dok. Humas PTPN V)
 

Pancang Alas sendiri telah diterapkan secara turun temurun oleh masyarakat Riau sejak zaman kerajaan dan kesultanan. Sejumlah literatur hasil penelitian menemukan bahwa sistem tersebut menjadi bagian dalam pemerataan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, pada zaman modern seperti saat ini, Pancung Alas secara harfiah turut diterapkan melalui kebijakan corporate social responsibility atau CSR perusahaan. Di PTPN V, penerapan itu dibungkus dalam program tanggung jawab sosial lingkungan.

Perwakilan PTPN V menjabarkan bahwa perusahaan milik negara yang beroperasi di Provinsi Riau dengan perkebunan sawit sebagai komoditas utama terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Mulai dari pembangunan kebun plasma yang mencapai 56.000 hektare atau 66 persen dari kebun inti yang diusahakan perusahaan seluas 71.300 hektare, peningkatan UMKM, serta penguatan petani sawit swadaya melalui bibit sawit unggul bersertifikat.

Untuk persentase plasma sendiri, PTPN V telah melampaui ketentuan pemerintah yang mewajibkan perusahaan sawit untuk memenuhi mandatori 20 persen kemitraan plasma.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar