Polda Riau Kawal Objek Vital Nasional Tetap Mengangguk Saat Libur Idul Fitri 1445 H
"Jadi pemimpin itu, jangan juga dari Kapolsek seperti Kapolda. Duduk di singgasana pokoknya beres nanti akan tumbuh jadi Kapolda seperti itu tidak paham teknis, tidak detail, tidak bisa mengkoreksi dan lain-lain. Tapi kalau dia tumbuh dari hal-hal teknis dia mengerjakan sendiri akhirnya dia menjadi guru, jadi maha guru dia paham. Tak mungkin dapat wahyu saja, perlu belajar," kata M Iqbal.
Kapolda Riau juga berterima kasih kepada ibu-ibu Bhayangkari yang telah mensukseskan mendukung suami bertugas dengan lancar.
"Kerja suami-suami ini luar biasa menjaga hampir 6 juta penduduk Riau. Memastikan seluruh aspek-aspek kehidupan secara rutin berjalan dengan baik. Bayangkan Pertamina Hulu Rokan tidak bisa begini, angguk-angguk begitu, itu tidak bisa bergerak sendiri apabila ada ancaman gangguan keamanan. Mereka mendominasi pemenuhan energi Nasional dari bumi Lancang Kuning, Riau ini, ini kerja suaminya, kerja tim semuanya. Belum RAPP, Indah Kiat bahkan ekonomi Provinsi Riau meningkat terus, kenapa? Basicnya adalah stabilitas politik dan keamanan yang terjaga. Siapa yang memastikan, para suaminya, doakan suaminya," tegas Kapolda Riau.
Irjen M Iqbal berpesan kepada semua jajarannya termasuk ibu-ibu Bhayangkari dampingi dan berbuat dan jangan menikmati saja. Kapolda memuji kegiatan bagi-bagi takjil oleh ibu-ibu Bhayangkari dan jajaran lainnya. (azf)
Tulis Komentar