BNPB-PVMBG Pantau Sedimen di Alur Lahar dan Hulu Sungai Kawasan Gunung Marapi

Pemerintah Akan Bangun Sabo Dam Gunung Marapi Sumbar

Di Baca : 17660 Kali
Alur galodo Sumbar dari puncak Gunung Marapi melewati batang air dan meluber ke sawah (foto kiri). Dalam waktu dekat Pemerintah akan membangun Sabo Dam untuk mengurangi dampak negatif dari galodo atau banjir lahar hujan Gunung Marapi Sumbar (foto kanan). (ist)
 

Seiring dengan masih dinamisnya cuaca di wilayah Sumatra Barat, BNPB juga terus mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaannya terutama saat terjadi hujan terus menerus selama lebih dari satu jam. Apabila terjadi, masyarakat yang berada di jalur aliran sungai segera mengevakuasi diri secara mandiri.

Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan peringatan dini, BNPB bersama pemerintah daerah akan memasang rambu penanda zona berbahaya serta sistem peringatan dini banjir lahar hujan.

Sebelumnya, pada rapat koordinasi penanganan banjir lahar hujan dan tanah longsor di Sumatra Barat, yang dipimpin oleh Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto bersama Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, di mana para ahli geologi merekomendasikan pembangunan sabo dam sebagai salah satu upaya mitigasi bencana serupa dikemudian hari. Hal ini juga sejalan dengan arahan Kepala BNPB kepada instansi terkait yakni Kementerian PUPR dan pemerintah daerah setempat.

Sabo dam sendiri merupakan terminologi umum untuk bangunan penahan, perlambatan dan penanggulangan aliran lahar di sepanjang sungai yang berpotensi terlanda lahar. Beberapa sabo dam yang banyak dipakai di antaranya seperti tanggul, cek dam, dan konsolidasi dam. (*/di)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar