BNPB-PVMBG Pantau Sedimen di Alur Lahar dan Hulu Sungai Kawasan Gunung Marapi

Pemerintah Akan Bangun Sabo Dam Gunung Marapi Sumbar

Di Baca : 17662 Kali
Alur galodo Sumbar dari puncak Gunung Marapi melewati batang air dan meluber ke sawah (foto kiri). Dalam waktu dekat Pemerintah akan membangun Sabo Dam untuk mengurangi dampak negatif dari galodo atau banjir lahar hujan Gunung Marapi Sumbar (foto kanan). (ist)
 

Peneliti PVMBG Mamay Sumaryadi usai melakukan tinjauan menjelaskan, sebagai tindak lanjut dari pengamatan ini, pihaknya akan menghitung terlebih dahulu sisa sedimen yang masih tertahan di atas lereng dan sekitar aliran sungai. Hasil tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan titik lokasi pembuatan sabo dam yang direncanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Selain mengamati aliran sungai dan lahar yang tersumbat sisa sedimentasi dan wilayah terdampak, BNPB-PVMBG juga melakukan pengamatan untuk melihat dan memetakan masih ada atau tidaknya daerah yang berpotensi terdampak apabila ada bencana serupa khususnya yang masuk ke dalam kawasan rawan bencana (KRB) yang telah dikeluarkan oleh PVMBG. Pemetaan tersebut juga akan diusulkan dalam perencanaan pembuatan sabo dam selanjutnya.

Sementara itu, Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan, dari pengamatan tersebut dirinya bersama tim PVMBG sudah dapat mengidentifikasi area mana yang akan disurvey lebih detil menggunakan drone guna menghitung volume yang masih tersisa. Sehingga nantinya dapat diketahui berapa besaran volume dam yang dibutuhkan.

"Kemarin bersama BMKG di timur, hari ini di barat jadi kesimpulannya kita sudah bisa mengidentifikasi area mana yang dari tim Badan Geologi dan BNPB yang akan kita survey drone, harapannya dari data volume ini bisa jadi bahan data input untuk perencanaan volume dam yang akan dipersiapkan termasuk lokasinya," kata Hendra usai melakukan tinjauan udara.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar