Ketua PWI Riau: Polda Riau Agar Perhatikan Juga Kompetensi Wartawan

Polda Riau Launching Lomba Jurnalistik Wujudkan Pilkada Riau 2024 Damai

Di Baca : 1268 Kali
Polda Riau Launching Lomba Jurnalistik Wujudkan Pilkada Riau 2024 Damai di 91 Media Center Polda Riau, Senin (9/9/2024). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Apa yang disampaikan Alvin Toffler pada gelombang ketiga ini harus dilakukan manajemen. Kalau tidak dihadapi tak bisa, oleh karena itu ada e-commerce, ada grab, ada gojek hari ini itu adalah bagaimana persaingan bisnis memanfaatkan gelombang ketiga ini.

"Saya salah satu polisi yang ada di kancah itu. Dulu Saya Kapolres Jakarta Utara, waduuuh...setiap hari ada korban antara ojek konvensional dengan ojek online. Tapi akhirnya tenggelam, ojek konvensional tak ada lagi. Apakah kita mau tenggelam? Oleh sebab itu saya menetapkan kerja-kerja jurnalis dalam mewujudkan Pilkada Damai Provinsi Riau 2024 ini harus kita lakukan lagi dengan maksimal. Pertanyaannya butuh perjuangan? Yes. Butuh pengorbanan? Yes," kata Irjen M Iqbal.

Kapolda Riau meminta kepada Kapolres/Kapolresta yang terdepan dengan masyarakat, rangkul teman-teman media. Ajak teman-teman media satu tim tiga bulan ini, mulai 9 September sampai 4 Desember 2024 ini.

"Bisa jadi Kapoldanya tetap Pak Iqbal, bisa jadi tidak Pak Iqbal lagi. Tapi setidaknya kita punya warna. Tolong dalam perjalanan proses lomba ini kalau ada penyempurnaan, ada penguatan silakan, Saya kira Kabid Humas pasti akan akomodatif untuk memperkuat ini semua," jelas Kapolda Riau.

Sementara sebelumnya Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar memberikan kata sambutan. Salah satu yang disorot Ketua PWI Riau itu adalah banyaknya wartawan yang bermitra dengan Polda Riau. Namun Ketua PWI Riau itu mengharapkan kepada Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal agar kompetensi wartawan tersebut juga agar hendaknya mendapat perhatian Polda Riau.

Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar.

Dari pengumpulan informasi dari sejumlah wartawan yang ikut lomba karya jurnalistik ini, lomba kali ini panitia sudah memilih juri yang kompetensinya diterima karena ada peraih Adinegoro Nasional dua kali Muhammad Amin dari Harian Riau Pos Pekanbaru. Kemudian ada wartawan senior Syahnan Rangkuty dari Kompas, dan lain-lain. (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar