Di Sela-Sela Acara Penyambutan Kapolda Riau yang Baru Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum

Wagubri Sebut Devisit Anggaran Masalah Biasa Klasik, Senggol PHR dan Kasus Payung Elektrik

Di Baca : 26644 Kali
Wakil Gubernur Riau Ir SF Haryanto MT diwawancara wartawan di teras depan Mapolda Riau Jalan Pattimura Pekanbaru, Senin (17/3/2025).. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Tapi ini tidak masalah ini akan kita selesaikan. Saya yakin dan percaya Pak Gubernur nanti ini bisa diselesaikan dengan baik. Ndak perlu dirisaukan lah. Biasa itu. Sama kayak rumah tangga kan. Rencana dapat duit hari ini, tak jadi dapat. Kan biasa kan? Tapi kita punya program dasar ada. Pendapatan tahun 2023 ya. Tapi dapat Rp200 miliar dari Rp1,6 triliun ya itulah resikonya ya.

Payung Elektrik

Masalah payung Elektrik kata Ir SF Haryanto terus terang saja katanya sudah diperiksa Polda Riau dan Kejati Riau. Dan sudah diambilkan tenaga ahli semua dari ahli-ahli universitas.

Kenapa bisa terjadi itu ada dalam rekomendasi. Nanti akan dipelajari payung Elektrik akan diperbaiki. Rencananya kalau duit cukup maka 2025 ini diperbaiki. Bicara kualitas payungnya kurang bermutu dibanding payung Elektrik di Masjid Baiturrahman Banda Aceh menurut SF Haryanto di situlah masalahnya.

"Yang Saya dengar, payungnya itu kan panjangnya 22 meter. Kecepatan angin melebihi kekuatan payung, jadi patah gitu. Anginnya bergerak bebas gitu. Itu rekomendasi ada dari UI, ITB, universitas, ada profesor, profesor," tambah SF Haryanto.

Ditanya wartawan sebelumnya Pak SF Haryanto ada bilang dulunya tenaga ahlinya ada abal-abal, bagaimana itu Pak SF Haryanto. Dijawab SF Haryanto: "Nah kalau itu jangan Saya jawablah," katanya. (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar