GALERI

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bengkalis Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis

Di Baca : 758 Kali
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-513 Bengkalis. Rapat yang berlangsung pada Rabu pagi ini, tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, namun juga panggung persembahan budaya dan spiritualitas yang memikat, Rabu (30/7/2025). (Humas DPRD Bengkalis)

Bengkalis, Detak Indonesia--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-513 Bengkalis. Rapat yang berlangsung pada Rabu pagi ini, tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, namun juga panggung persembahan budaya dan spiritualitas yang memikat, Rabu (30/7/2025).

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, M Arsya Fadillah, yang tampil lugas dan berwibawa memimpin jalannya sidang. Didampingi oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Bupati H Bagus Santoso, Wakil Ketua II DPRD Hendrik Firnanda Pangaribuan dan Wakil Ketua III H Misno.

Dalam pidatonya, Arsya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan sejarah sebagai guru kehidupan, agar masa lalu yang penuh perjuangan menjadi pijakan dalam membangun masa depan Bengkalis yang lebih baik.

Bupati Kabupaten Bengkalis Kasmarni menyerahkan penghargaan kepada Aldi, anak dari Asmar pencipta lambang/logo Kabupaten Bengkalis. (Humas DPRD Bengkalis).

“Menghormati sejarah, adalah menghormati diri kita sendiri. Jika sejarah mengabarkan tangisan kepedihan, maka hari ini kita harus menggantinya dengan tawa kebahagiaan,” ucap Arsya penuh makna.

Puncak acara disemarakkan oleh penampilan memukau Usman dari Senduduk Putih, penyanyi lokal berbakat yang sukses menghipnotis hadirin dengan suara emasnya. Nuansa sakral juga terasa kuat saat Qori jemputan, Ahmad Syafii, melantunkan Surat Al-Baqarah ayat 126 dan 127 dengan lantunan yang menyentuh jiwa, memberikan sentuhan spiritual yang dalam bagi seluruh yang hadir.

Penampilan budaya dari kelompok seni tradisional Senduduk Putih yang melantunkan lagu berjudul Negeri Junjungan dan Bengkalis Bermasa untuk membangkitkan semangat dan rasa cinta tanah air. (Humas DPRD Bengkalis).







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar