Rahman Desak Mabes Polri, Polda Sumbar Bertindak Bongkar Jaringan Bos Pemodal

PETI Menggila di Tombang Talu Pasaman Barat Sekitarnya

Di Baca : 71 Kali
PETI menggila di Tombang Talu Pasaman Barat Sumbar sekitarnya. (tsi)

Tombang, Detak Indonesia--Ketua Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Lembaga Monitoring Team Operasional Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia DPP TOPAN RI, Rahman, angkat bicara terkait maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga berlangsung terang-terangan di sejumlah wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim pengawasan teritorial lembaga, yang menemukan indikasi kuat aktivitas tambang emas ilegal berlangsung secara masif, terstruktur, dan diduga mendapat pembiaran serius dari pihak-pihak tertentu.

Dalam peninjauan langsung ke sejumlah titik tambang, tim menemukan aktivitas alat berat ekskavator beroperasi di kawasan yang diduga tidak mengantongi izin resmi.

Bahkan, beberapa lokasi tambang disebut berada tidak jauh dari kantor aparat penegak hukum, Polsek Talamau.

“Ini bukan lagi aktivitas sembunyi-sembunyi. Dugaan PETI di Pasaman Barat sudah berlangsung terbuka dan sangat masif. Yang menjadi pertanyaan besar publik, kenapa aktivitas sebanyak ini seolah tidak tersentuh penegakan hukum?” tegas Rahman dalam keterangannya kepada awak media.

Menurut hasil pemantauan lapangan, wilayah utara yang meliputi Kecamatan Ranah Bantahan dan Silaping disebut masyarakat sebagai “wilayah loreng”, sedangkan kawasan selatan seperti Kecamatan Pasaman, Talamau, dan Gunung Tuleh dikenal dengan istilah “wilayah coklat”.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar