Puluhan Truk Kayu Gergajian Santai Siang Hari Angkut Kayu

Perambahan Hutan Besar-besaran di Rokan IV Koto Rohul Riau Masih Berlangsung

Di Baca : 1161 Kali
Aksi perambahan hutan produksi terbatas (HPT), hutan lindung di Desa Cipangkiri Hilir, Cipangkanan, Desa Tibawan Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokanhku Riau masih berlangsung besar-besaran hingga Agustus 2025 ini. Aparat penegak hukum di Provinsi Riau masih tutup mata, walau kasat mata tahu ada aktivitas itu, malam hari mereka patroli pakai motor trial tapi truk angkutan kayu ilegal lancar-lancar saja. Masyarakat di sini khawatir sumber mata air di bebukitan yang dirambah akan punah dan rusak. Pembakaran hutan dan lahan sangat mengkhawatirkan.(Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Cipangkiri Hilir, Detak Indonesia--Aksi perambahan hutan dan eksploitasi kayu log (balak) dijadikan kayu gergajian masih marak terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Riau.

Hal ini masih berlangsung di beberapa desa antara lain Desa Cipangkiri Hilir dan Hulu, Desa Cipangkanan, Desa Tibawan sekitarnya. Kawasan hutan yang dibabat adalah hutan produksi terbatas (HPT) Bukit Mengkudu dekat kebun kelapa sawit PT SRS di Desa Cipangkiri Hilir, dann hutan lindung di Desa Cipangkanan dan Tibawan.

Oknum warga tempatan masih saja menjadi algojo pekerja kayu ilegal yang membabat hutan dengan membawa gergaji rantai (chainsaw) ke dalam hutan. Lalu kayu log di tengah hutan ditumbang digergaji mesin menjadi kayu gergajian. Dari dalam hutan kayu gergajian dilansir dengan motor khusus yang bisa melansir kayu gergajian dimuar di kiri-kanan motor lalu di letak di pinggir jalan di kampung tersebut.

Pada sore atau malam hari, kayu gergajian itu dimuat ke dalam truk dan diangkut ke luar desa. Temuan tim investigasi truk kayu keluar dari Dusun Budiono di Desa Cipangkiri Hilir Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokanhuku (Rohul) Riau.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar