Kurang Alat Berat dan Truk Tronton Angkutan Sampah

Kepulauan Meranti Riau Hadapi Masalah Sampah Sangat Serius

Di Baca : 3203 Kali
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau AKBP (Purn) H Asmar dan Wakil Bupati, Muzamil Baharudin SM MM sudah hampir sembilan bulan memimpin belum nampak daerah ini bersolek. Sampah menjadi masalah kekurangan sekitar tiga unit truk sampah dan kekurangan satu alat berat buldozer. (tim)
 

Hampir sembilan bulan dia sudah dilantik, belum nampak Kabupaten Kepulauan Meranti Riau ini bersolek. Masalah Sampah semakin menjadi pelik, Pasar Baru yang dibangun sejak 2015 lalu tak terurus dengan baik banyak kios yang kosong pembeli sepi tak hendak belanja ke Pasar Baru yang sudah rusak fisik di sana-sini tersebut.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah tidak mendapat perhatian serius Pemkab Kepulauan Meranti ini. Petugas TPA Nurkholis yang dikonfirmasi Tim Investigasi DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut Rahman dan awak media menjelaskan pihaknya kekurangan tiga hingga empat armada truk tronton angkut sampah dan kekurangan alat berat buldozer.

"Truk angkut sampah kurang sekali hanya dua unit, butuh bantuan tiga unit lagi. Juga di TPA ini hanya ada satu ekskavator, satu ekskavator sudah rusak. Kami butuh satu unit alat berat buldozer untuk mendorong sampah ini agar terkumpul membukit ke belakang. Sekarang ini satu ekskavator ini tak maksimal mendorong sampah sampai ke belakang lahan 2 hektare ini," keluh Nurkholis.

Kalau masyarakat melintas di pinggir jalan Kecamatan Tebing Tinggi Barat ini dari Kota Selatpanjang mau ke Mengkikip akan bisa dilihat jelas gunungan sampah di TPA tersebut. Seraya bau busuk juga akan terhirup bagi pelintas batas.(azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar