Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga
Menanggapi informasi yang beredar dan tuduhan adanya keterlibatan TNI dalam insiden tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat melakukan mediasi serta memberikan penjelasan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, dipastikan bahwa tidak ada aktivitas personel TNI di lokasi kejadian maupun di sekitar area saat ledakan terjadi.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M Wirya Arthadiguna menjelaskan bahwa lokasi ledakan berada di kawasan yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya kelompok Purom Okiman Wenda. Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap karakteristik ledakan dan kondisi lokasi, terdapat dugaan bahwa sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh Kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut.
"Kami turut prihatin atas insiden ini yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Sebagai langkah pencegahan kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata OPM yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya," ujar Letkol Inf Wirya.
Masyarakat Distrik Melagi menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan Personel Satgas Koops TNI Habema dalam membantu penanganan pasca-kejadian serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan warga sekitar.
Hingga saat ini, Personel Satgas Koops TNI Habema bersama masyarakat masih melakukan pendalaman dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan wilayah serta mengantisipasi kemungkinan adanya sisa bahan berbahaya lainnya yang dapat mengancam keselamatan warga. (Sumber: Koops TNI Habema)
Tulis Komentar