Karhutla merupakan ancaman bersama

PTPN IV-BPBD Riau Kolaborasi Wujudkan Desa Mandiri Peduli Gambut

Di Baca : 50 Kali
Sub Holding PTPN IV PalmCo melalui entitasnya yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Riau, PTPN IV Regional III menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Provinsi Riau dalam upaya mewujudkan kerangka Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG). (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

"Keberhasilan menjaga areal perusahaan dari kebakaran tidak terlepas dari komitmen seluruh insan perusahaan dalam menerapkan prinsip zero burning. Kini, semangat yang sama ingin kami hadirkan di tengah masyarakat agar upaya pencegahan karhutla semakin kuat melalui kolaborasi yang berkelanjutan," ujar Bambang.

Ia menambahkan kawasan bergambut memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan lahan mineral sehingga memerlukan penanganan yang lebih cepat dan tepat. Karena itu, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Bambang berharap pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga memperkuat jejaring komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan sehingga respons terhadap potensi kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

"Karhutla bukan hanya persoalan perusahaan atau pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini kami ingin membangun kesadaran bahwa perlindungan ekosistem gambut dan lingkungan hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama," jelasnya. (tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar