Buluh Rampai, Detak Indonesia— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama Pemerintah Desa Buluh Rampai mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah desa. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah menurunnya kualitas udara.
Kondisi kabut asap yang terjadi menjadi perhatian bersama karena paparan asap dan partikel di udara dapat mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan langsung terhadap partikel di udara.
Divisi Humas KKN Kelompok 143 UMRI, Nanang Riyaldi, bersama Pemerintah Desa Buluh Rampai mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat, serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Buluh Rampai untuk bersama-sama menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap. Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ujar Nanang Riyaldi.
Pemerintah Desa Buluh Rampai juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh kondisi kabut asap dan bersama-sama menjaga lingkungan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi tersebut, sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap kesehatan.
Melalui imbauan ini, mahasiswa KKN UMRI berharap masyarakat dapat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
“Jaga diri, jaga keluarga, dan saling mengingatkan. Di tengah kabut asap, jangan lupa gunakan masker,” menjadi pesan bersama mahasiswa KKN UMRI dan Pemerintah Desa Buluh Rampai kepada masyarakat.
Sumber : Kelompok 143 Mahasiswa KKN UMRI 2026
https://umri.ac.id/Universitas Muhammadiyah Riau