Loading...
DILINDAS TRUK MELEBIHI TONASE

Dewan Sesalkan Badan Jalan di Riau Banyak Rusak 

Di Baca : 538 Kali
Truk CPO melebihi tonase merusak beberapa badan jalan di Riau. (Foto Istimewa)

Sorek, Detak Indonesia – Anggota DPRD Riau turut prihatin danmenyesalkan badan jalan di Riau banyak yang rusak akibat dilindas truk melebihi tonase dan sepertinya pemerintah tak peduli dengan kondisi ini.

“Kendaraan bertonase tinggi atau yang melebihi kapasitas menjadi penyebab utamanya. Batas kemampuan aspal kita di Riau ini lebih kurang 8 ton sementara truk yang melintas di atasnya ada yang bertonase 25 ton,  30 ton dan lebih seperti truk tanki CPO (Crude Palm Oil),  truk kayu perusahaan pabrik pulp dan paper, truk kontainer 20 ton lebih, truk interculer, truk tronton,  dan lain-lain.  Pengawasan terkait masalah ini perlu ditingkatkan,” kata Tengku Naslah Khairiati dari Fraksi PPP DPRD Provinsi Riau pada wartawan di Pekanbaru.

Truk mengangkut CPO volume muatan lebih dari 8 ton, lebih dari kemampuan daya dukung jalan aspal Riau

Menurutnya, memang banyak faktor penyebab kerusakan jalan. “Tapi pengawasan mungkkin lemah dan perlu ditingkatkan dari OPD terkait seperti Dishub Riau. Paling tidak sumbu dari kendaraan itu yang harus ditambah,” sebut Tengku Naslah Khairiati.

Faktor lain, kata dia mutu jalan yang dimiliki kurang atau tidak bagus. Jadi harus ada upaya untuk ditingkatkan. Banyak jalan yang ada, baru rampung dikerjakan sekitar enam bulan, tapi belum lagi setahun kondisinya sudah rusak. “Sebaiknya perusahaan yang bercokol di Riau punya jalan khusus, tidak menggunakan jalan umum,” tegasnya.

Truk kontainer dari Pangkalankerinci Pelalawan Riau melintas menuju simpang Lago menuju Teluk Dalam dan Buatan Siak Riau

Dia juga mengkritik soal pengawasan. Menurutnya, perlu melakukan tindak tegas setiap pelaku pelanggaran tonase berlebihan, lakukan penilangan dan bongkar paksa muatan yang berlebih dari seharusnya. Pakailah timbangan portable yang ada di Dishub Riau dan bawa timbangan portable itu ke lapangan razia dan tilang di jalanan. Aktifkan lagi jembatan timbang, jalankan ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (*/di/) 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar