Loading...
KAWASAN PERSAWAHAN JADI AGROWISATA

Syamsuar: Bungaraya Akan Terus Jadi Lumbung Padinya Siak  Siak Sri Indera

Di Baca : 331 Kali
Bupati Siak, Riau, Syamsuar bersama rombongan kunjungi Kecamatan Bungaraya, di Kampung Bungaraya, Jum’at siang (1/2/2019) dan menandatangani prasasti.

Siak Sri Inderapura, Detak Indonesia--Memasuki Kecamatan yang terakhir Kunjungan kerja (kunker) dan Silaturahminya, Bupati Siak, Riau, Syamsuar bersama rombongan kunjungi Kecamatan Bungaraya, di Kampung Bungaraya, Jum’at siang (1/2/2019).

Kunker dan silaturahmi ini juga dihadiri oleh Camat Bungaraya Hendri Darhavin beserta istri, Sekda Kabupaten Siak TS Hamzah beserta istri, Asisten II Setda Kabupaten Siak Hendrisan beserta istri, dan beberapa kepala OPD beserta istri. 

Dalam sambutannya, Syamsuar mengucapkan terimakasih kepada Camat, seluruh penghulu dan kelompok tani yang ada di Bungaraya, karena sudah sepakat untuk tidak melanjutkan alih fungsi lahan dari padi ke sawit.

"Semoga dengan kesepakatan ini, penghasilan padi di Bungaraya terus meningkat, sehingga Kecamatan Bungaraya akan terus menjadi lumbung padinya Kabupaten Siak sampai kapanpun," harap Syamsuar. 

Kemudian, sambungnya, padi yang ada di Kecamatan Bungaraya ini juga sudah diakui kualitasnya di Provinsi Riau, maupun di luar Provinsi Riau.

"Belum lama ini, ada dua bus dari Jambi yang datang ke Bungaraya hanya khusus untuk belajar dengan petani kita, yang berarti kualitas petani kita sudah tidak diragukan lagi," ucap Bupati Siak dua periode tersebut. 

Tidak hanya padi, sambungnya lagi, saya juga berharap agar petani di Bungaraya juga menanam sayur sayuran, karena tanah Bungaraya sangat cocok untuk bercocok tanam. 

Senada dengan yang diucapkan Syamsuar, Camat Bungaraya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mendukung dan mensuport para petani yang ada di Kecamatan Bungaraya, sehingga saat ini padi di Bungaraya sudah terjamin kualitasnya. 

"Sawah yang terbentang luas di Kecamatan Bungaraya juga sudah kami perbarui menjadi agrowisata, tanpa merusak sawah, yang jelas akan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat sekitar," jelas Camat Bungaraya itu. 

"Dengan banyaknya agrowisata di Kecamatan Bungaraya, sambung Hendri, jangan sampai ciri khas padi yang ada di Bungaraya dihilangkan, karena padi merupakan salah satu nilai yang kita jual," ucap Camat Bungaraya. 

"Jadi kalau padinya hilang, maka ciri khas Kecamatan Bungaraya akan hilang juga," tutupnya.

Dalam kesempatan ini, Syamsuar meresmikan beberapa proyek pembangunan di Kecamatan Bungaraya, di antaranya Pembangunan gedung SMP 1 Bungaraya.(adifa) 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar