Loading...
operator sudah dievakuasi

Ekskavator Masih Tertimbun Longsor di Jalan Sumbar-Riau 

Di Baca : 875 Kali
Lonsor di Jorong Panang Nagari Tanjung Balit Kecamatan Pangkalan di Km 186 Padang-Pekanbaru di lokasi rencana akan dibangun jembatan 7 Agustus 2019 hingga Kamis tadi pagi (5/9/2019) alat berat ekskavator masih tertimbun longsor belum dievakuasi. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Tanjungbalit, Detak Indonesia-Jalan lintas Sumbar-Riau yang longsor pada Rabu lalu (7/8/2019), alat berat ekskavator warna kuning nampak masih tertimbun reruntuhan longsor dan belum dievakuasi pada Kamis pagi (5/9/2019). Sementara satu orang operator alat berat yang tewas sudah dievakuasi pasca kejadian.

Dalam pengamatan wartawan Detak Indonesia di lapangan Kamis pagi tadi (5/9/2019) pukul 10.30 WIB, lokasi longsor akan dibangun jembatan baru. Pekerja yang tertimbun longsor  saat itu sedang mengorek kaki bukit bebatuan dengan ekskavator untuk pematangan lahan jembatan.

Jembatan baru yang dibangun kini dalam pengerjaan bagian luar ditutup seng. Pengendara yang lewat melihat cukup lamban penyelesaiaan pembangunannya. Lalu lintas kendaraan lancar.

Seperti diberitakan media ini, 7 Agustus 2019 lalu, petugas melaporkan Giat Patroli Unit Turjawali Sat Lantas Polres 50 Kota diipimpin oleh Kanit Turjawali Ipda Apriman Sural SH dengan empat orang personel Unit Turjawali Sat Lantas Polres 50 Kota Sumbar menuju Wilayah Hukum Polsek Pangkalan menggunakan Mobil Toyata Hilux PoL III-1119-40. 

Lalu lintas kendaraan di lokasi longsor lancar

Sekira pukul 13.10 WIB petugas menuju arah batas Sumbar- Riau sesampainya di Rumah Makan Pak Lek sekira pukul 13.30 WIB masyarakat melaporkan telah terjadi bencana lonsor di Jorong Panang Nagari Tanjung Balit Kecamatan Pangkalan tepatnya di KM 186 Padang-Pekanbaru di lokasi rencana akan dibangun jembatan.

Akibat kejadian tersebut satu orang operator dan satu unit alat berat ekskavator tertimbun materil lonsor dan badan jalan utama Sumbar-Riau juga tertimbun Lonsor. Untuk jalan utama sudah dilakukan pemindahan materil sehingga arus lalin bisa dilewati dengan sistem buka tutup. Sedangkan untuk evakuasi korban sudah dilakukan.(azf) 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar