Program agroforestri menjangkau 225 hektare area yang telah ditanami

Jaga Populasi, PHR-RSF Bantu BBKSDA Cegah Potensi Interaksi Negatif Gajah dengan Manusia

Di Baca : 2035 Kali
Gajah Sumatra yang merupakan satwa endemik, menjadi fokus sasaran program tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan untuk membantu BBKSDA dalam menjaga populasi dan habitatnya di alam. (Dok. Humas PHR)
 

Penurunan populasi gajah sumatra terutama disebabkan oleh hilangnya habitat, degradasi hutan dan fragmentasi habitat serta perburuan. Berbagai program kolaboratif dilaksanakan PHR untuk menjaga kelestarian alam. Seperti program agroforestri atau wanatani. Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, pemulihan fungsi hutan sebagai habitat satwa, dan pengurangan konflik antara gajah dan manusia di lanskap koridor Balai Raja - Giam Siak Kecil, Provinsi Riau.

Secara umum, program agroforestri diterapkan di lahan-lahan masyarakat yang kerap berkonflik dengan gajah. Masyarakat pemilik lahan yang berada di kawasan tinggal dan perlintasan gajah dilibatkan. dengan menanam berbagai jenis tanaman yang rendah gangguan dari gajah, namun bernilai ekonomi tinggi.

PHR dan RSF juga mengembangkan pembibitan pohon-pohon yang bernilai ekonomi tinggi namun rendah gangguan gajah, antara lain alpukat, durian, petai, jengkol, matoa, kopi dan kakao, serta jenis tanaman untuk pakan gajah, seperti rumput odot.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar