Kapolda Sumsel Tekankan Upaya Pemulihan Dampak Perekonomian Warga

Kapolda Sumsel Tinjau Lokasi Runtuhnya Jembatan Akibat Tertabrak Ponton

Di Baca : 1181 Kali
Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo mendatangi lokasi jembatan runtuh Rabu (14/8/2024) bersama Irwasda Kombes Feri Handoko, Karo Ops Kombes M Anis dan Dirpolairud Kombes A Kusmaedi. Runtuhnya jembatan mengakibatkan 5 korban meninggal dunia dan telah berdampak langsung bagi 8.000 jiwa masyarakat di tiga desa. (Dok. Humas Polda Sumsel)

Musi Banyuasin, Detak Indonesia -- Peristiwa runtuhnya jembatan Muara P6 Sungai Lalan pada Senin (11/8/2024) malam selain menelan korban jiwa 5 orang, juga berdampak pada 8.000 jiwa dari warga masyarakat yang tinggal di tiga desa.

Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo yang mendatangi lokasi pada Rabu (14/8/2024) bersama Irwasda Kombes Feri Handoko, Karo Ops Kombes M Anis dan Dirpolairud Kombes A Kusmaedi mengatakan runtuhnya jembatan mengakibatkan 5 korban meninggal dunia dan telah berdampak langsung bagi 8.000 jiwa masyarakat di tiga desa disana.

“Jembatan tersebut runtuh pada Senin malam tanggal 12 Agustus 2024, sekitar pukul 20.30 WIB ketika tiang penyangganya tertabrak tongkang Santana Jaya yang ditarik tugboat Medelin Spirit dan dibantu axis bagian belakang oleh tugboat Paris 22,” ujar Kapolda mengawali penjelasannya.

“Akibat dari kejadian tersebut, lima orang yang sedang beraktifitas di atas jembatan menjadi korban, dan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, termasuk korban terakhir atas nama Ribut Riyadi ditemukan saat kami tiba di lokasi tadi,” tuturnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar