APARAT LAKUKAN RAZIA, SEJUMLAH ALAT BERAT DILARIKAN PENAMBANG PETI KELUAR HUTAN

Puluhan Alat Berat Eskavator, Masih Meraung-raung Cari Emas PETI di Jorong Tombang

Di Baca : 9465 Kali
Kawasan Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. (tsi)
 

Pos 1 di Bateh Samuik (Batas Semut) ada terdapat sekitar 150 KK dari jalan raya Talu 6 km tamu yang datang ditanya oleh mata-mata atau kaki tangan PETI, selanjutnya ke lokasi Tombang 8 km. Dari Tombang k lokasi sekitar 200 meter ke atas berderet 3 km di dalam sungai bekerja alat berat eskavator jarak 300 meter antar alat berat di dalam sungai di dalam sungai itu mencari emas. Pos dua aman tak ada mata-mata PETI yang tanya tamu yang masuk. Yang dekat dari Lanai sekitar 8 km, ke lokasi Tombang tambah 4 km lagi.

Di lokasi PETI Tombang ini, kerja ribuan tenaga kerja. Malam hari mereka termasuk kaum perempuan juga bekerja di dalam sungai itu sehingga nampak kayak cahaya bintang bercahaya di sungai itu.

Menurut warga lainnya, bagaimana tak semangat pekerja PETI datang kesini. Ini disebabkan kadar emasnya murni 24 karat sebesar butiran gula dan pasir halus berkilau kuning emas yang luar biasa. Dulu warga pernah bermimpi ada emas sebesar kuda, inilah yang menyebabkan ramai-ramai orang menambang PETI di sini. Cerita warga lagi dulu katanya pernah Freepot ke sini namun tak berlanjut. Modus para pekerja siluman ini terkadang alat berat eskavator masuk kerja PETI awalnya misalnya mereknya Komatsi dan keluar akan diganti merek Hitacha. Ini agar tak bisa diketahui aparat penegak hukum ciri-ciri alat berat yang dicari.

Petani cabai merah dan kopi keluar membawa panennya di simpang Air Salak tak jauh dari kawasan PETI Jorong Tombang.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar