kerja sama antara akademisi dan lembaga penegak hukum harus terus diperkuat

Kajati Sumbar Adakan FGD tentang Rancangan KUHAP

Di Baca : 624 Kali

Padang, Detak Indonesia--Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan Komisi 
Kejaksaan RI bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Andalas melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema: “Mendorong Penyidikan yang Transparan dan Akuntabel melalui Penguatan Lembaga Penegak Hukum dalam Pembaruan Hukum Acara 
Pidana Indonesia” Kamis 08 Mei 2025.

Menurut siaran pers Kasi Penkum Kejati Sumbar Mhd Rasyid SH MH, kegiatan ini diikuti oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Sugeng Hariadi SH MH, para Asisten dan jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, para Kajari dan Kacabjari se-wilayah Sumatera Barat, para peserta terdiri atas civitas akademika, mahasiswa, praktisi hukum, serta perwakilan lembaga terkait.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk dapat memberikan kontribusi keilmuan dalam pandangan akademisi dan praktisi terhadap pembaruan hukum acara pidana di Indonesia, khusus mengenai penyidikan yang transparan dan akuntabilitas melalui penguatan Lembaga penegak hukum.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendorong reformasi sistem peradilan pidana, khususnya pada aspek penyidikan yang menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Acara diawali sambutan Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas, Prof Dr Ferdi SH MH yang menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi akademik terhadap arah pembaruan hukum acara pidana di Indonesia. Beliau menekankan bahwa kerja sama antara akademisi dan lembaga penegak hukum harus terus diperkuat untuk menjawab tantangan hukum yang semakin kompleks.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar