PTPN IV Regional III Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Desa Talang Danto
Selama ini, ia mengatakan bahwa masyarakat mengandalkan air tadah hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Selain itu, sumur tradisional juga jadi andalan ketika musim normal. Namun, ketika kemarau tiba, baik tadah hujan maupun air sumur tradisional tak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
"Terlebih lagi, daerah kami ini termasuk memiliki elevasi yang tinggi, jadi ketika musim kemarau, sumur-sumur tradisional sering kekeringan. Alhamdulillah, Insya Allah kedepannya persoalan ini bisa teratasi," ujar pria yang akrab disapa Ajo tersebut.
Group Manager Distrik Barat PTPN IV Regional III Sugianto mengatakan program pembangunan sumur bor yang merupakan program TJSL ini memakan waktu cukup lama hingga sebulan lamanya. Hal ini disebabkan tim harus mengebor hingga sedalam 150 meter untuk mendapatkan mata air sehingga sumur dapat terus memproduksi air bersih, meskipun di saat musim kemarau tiba.
"Saya dapat informasi, kedalamannya sampai 150 meter. Alhamdulillah, semoga bantuan ini bisa menjadi jawaban akan persoalan kekeringan yang kerap dihadapi masyarakat selama ini," kata Sugianto.
Ia mengatakan pihaknya pun berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan program ini dengan melibatkan peran aktif masyarakat dalam perawatannya.
Tulis Komentar