Pemburu Tembak Pemburu di Parlilitan
Hotman Berutu (62) kepada Detak Indonesia lewat ponselnya mengakui sangat menyesalkan kondisi itu, sebab sejak korban ditembak, tidak ada upaya apapun sebagai pertolongan kepada Hobben.
"Tidak ada seorangpun yang dapat memberi pertolongan sejak korban ditembak. Jika saja ada pertolongan saat itu barangkali korban masih bisa diselamatkan," kata keluarga ini kecewa bercampur sedih.
Ditambahkannya, kematian sanak keluarganya itu hendaknya dijadikan pelajaran berharga bagi para pemburu, terutama yang ada di Parlilitan.
"Jangan ada lagi korban serupa di kemudian hari. Ini menjadi peringatan keras bagi para pemburu untuk lebih berhati hati dalam menggunakan senjata yang dapat membunuh manusia itu. Kepada pihak Polres Humbahas yang menangani permasalahan tersebut agar dapat bertindak profesional, sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.(nes)
Tulis Komentar