Jalan Neraka Juga Ditemukan di Indragiri Hilir selain di Rokan Hilir Riau
"Warga cuma ingin jalan dinormalisasi saja. Di sini petani padi 90 persen warga Jawa yang datang sejak puluhan tahun lalu," kata Lurah Madani Kecamatan Reteh Inhil Riau Saparuddin SKM.
Bupati Inhil Riau Herman yang dihubungi sejak Senin (8/12/2025) hingga Selasa (9/12/2025) belum menanggapi pesan chat WA yang dikirimkan ke ponselnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Indragiri Hilir (Inhil) Riau dan Kabid Bina Marga PU Inhil Andi yang coba dikonfirmasi di kantornya di Tembilahan yang bersangkutan sering tidak ada di kantor. Sudah beberapa kali diupayakan konfirmasi oleh tim kepada mereka semua, namun sampai kini belum memberikan penjelasan sehubungan proyek bermasalah di Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Menurut stafnya, pimpinannya itu sedang DL (Dinas luar).
Jalan rusak berat ini mencapai puluhan kilometer. Baik yang sudah disemenisasi kondisinya pecah-pecah berlubang-lubang, kalau wanita hamil melintas naik motor di sini barangkali bisa "keguguran". Belum lagi jalan tanahnya yang berlubang-lubang naik motor, tim investigasi seperti dihantam gelombang laut di sana sini karena ribuan jalan tanah berlubang digenangi air.
Oprit jembatan juga rusak berat digenangi air. Warga desa dan tim investigasi sangat super hati-hati melintas naik motor. Sudah puluhan tahun berganti jabatan bupati Inhil sampai 5 kali pergantian Bupati, jalannya hingga 2025 ini masih rusak parah di kawasan lumbung padi ini!
Sejumlah bangunan Sekolah Dasar (SD) rusak berat. Atap seng terbongkar. Lantai papan berlubang dan lapuk. Kaca jendela pecah. Sudah sering diajukan bantuan melalui rapat Musrenbang, tapi tak juga direhabilitasi. Seperti tak ada gunanya Rapat Musrenbang di desa ini.


Tulis Komentar