PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Unggul Bersertifikat
“Kami ingin petani di sekitar wilayah operasional memiliki daya saing yang setara. Kalau produktivitas rakyat naik, dampaknya bukan hanya ke perusahaan, tetapi juga ke ekonomi daerah,” katanya.
Perkuat Kelembagaan
Selain distribusi benih, PalmCo juga menekankan penguatan kelembagaan petani. Saat ini, perusahaan mendampingi 93 koperasi sawit ataupun kelembagaan petani lainnya melalui pelatihan teknis budidaya, pembenahan administrasi, hingga penerapan manajemen kebun berbasis praktik presisi.
Menurut Jatmiko, tata kelola koperasi yang baik menjadi fondasi agar bantuan pemerintah maupun pembiayaan perbankan dapat terserap optimal.
“Sering kali kendalanya bukan hanya teknis di kebun, tetapi juga administrasi dan manajemen. Kami dampingi dari hulu sampai hilir,” ujarnya.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia Setiyono. Ia menilai model kemitraan yang dijalankan PalmCo memberi kepastian bagi petani plasma di tengah berbagai tantangan harga dan produktivitas.
Tulis Komentar