Jalan ke Situs Makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Belum Bisa Dilalui Kendaraan
Uruk Sangkalan, Detak Indonesia-- Masyarakat Desa Uruk Sangkalan meminta kepada Pemkab Humbahas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) agar membangun jalan penghubung, Desa Uruk Sangkalan menuju Desa Pearaja.
Penantian pembangunan jalan itu dilakukan sejak Indonesia belum merdeka sebelum 1945.
Sangat lama menantinya, bahkan saat ini sudah 81 tahun kemerdekaan itu direguk, namun jalan sepanjang 3,5 Km itu masih saja hanya dalam angan.
"Jangankan dilalui roda empat, roda duapun belum bisa menembusnya. Yang bisa melewatinya hingga saat ini hanya dengan berjalan kaki, itupun juga cukup menyulitkan," keluh warga.
Ungkapan ini disampaikan Parningotan Sinaga (65), warga Desa Uruk Sangkalan kepada Detak Indonesia, saat berkunjung ke desa tersebut awal April 2026 baru lalu.
Parningotan menyebut, fungsi jalan itu pada dasarnya cukup strategis terhadap peningkatan perekonomian. Sebab dengan tersambungnya jalan desa bertetangga itu, otomatis tiga desa menjadi terkoneksi dengan baik.
Mulai dari Desa Sitapung, Uruk Sangkalan dan Desa Pearaja itu sendiri.

Kondisi jalan menuju Desa Pearaja sekira 500 meter dari Uruk Sangkalan.(nes)
Tulis Komentar