Jalan ke Situs Makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Belum Bisa Dilalui Kendaraan
Dan Putri Lopian adalah sang putri raja, yang lebih dulu korban sebelum Sisingamangaraja gugur.
"Nama Lopian-pun diabadikan lewat pemberian nama jalan itu, namun kondisinya belum sepenuhnya mudah dilalui," ungkap Tinambunan prihatin.
Disebutkan Tinambunan, sejauh ini kondisi Jalan Lopian, bisa dilalui kendaraan roda 4 hanya dari Sitapung hingga Uruk Sangkalan.
Kondisinyapun masih cukup memprihatinkan. Dan masih butuh perhatian serius dari Pemkab Humbahas.
Sebab dari ujung jembatan Lae Luhung hingga ke Dusun Siganda sebelum tiba di Uruk Sangkalan, jalan selebar 3 meter itu di sebelah kiri terdapat jurang sangat dalam.
Jika pengendara kurang hati hati, maka nyawapun tidak terjamin.
Antara Sitapung dan Uruk Sangkalan dihubungkan dengan jembatan Lae Luhung. Kedalaman jurang itu tidak kurang 85 meter, diukur saat pembangunan jembatan itu oleh PT APP tahun 2025 lalu.
Pembangunan Jembatan Lae Luhung itu sendiri sepenuhnya dibangun dan didanai oleh PT Asia Power Prima (APP), salah satu perusahaan yang saat ini tengah membangun pembangkit listrik dari Lae Rahu tersebut.
Tulis Komentar