Jalan ke Situs Makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Belum Bisa Dilalui Kendaraan
Sementara jalan desa dari Uruk Sangkalan sendiri menuju Pearaja kondisinya sama sekali belum bisa dilalui kendaraan.
Antara Desa Uruk Sangkalan dan Desa Pearaja juga dipisah oleh sungai besar bernama Lae Rahu.
"Terdapat satu jembatan penghubung yang kondisinya saat ini juga butuh perhatian dan tindakan nyata," ungkap Tinambunan.
Alindah Sinaga (59), warga Desa Uruk Sangkalan, berprofesi sebagai pemandu wisata yang sudah melalang buana ke berbagai pelosok nusantara kepada Detak Indonesia di tempat terpisah menyebut sangat kecewa terhadap pemerintah daerah.
Sebab hanya sepanjang 7,5 Km panjang Jalan Putri Lopian menghubungkan 3 desa bertetangga di kawasan situs Makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, itupun belum bisa dilalui kendaraan.
Harusnya kondisi jalan itu sejak lama sudah diaspal dan mulus. Sehingga masyarakat dapat merasakan arti kemederkaan yang sesungguhnya.
Minimnya perhatian pemerintah membuat jalan itu baru sekira 50 persen dapat dilalui kendaraan, itupun dengan bersusah payah.
Tulis Komentar