Melalui Program PHR Peduli Stunting

Lawan Stunting dari Meja Posyandu: Cerita Kader Sekar Melati Kawal Tumbuh Kembang Anak Riau

Di Baca : 2868 Kali
Tim CID PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) saat melakukan monitoring Program PHR Peduli Stunting di salah satu Posyandu binaan di Zona Rokan, Riau. (Dok. PHR)

Pekanbaru, Detak Indonesia – “Dulu kami sering bingung dan sedih jika ada ibu-ibu mengeluh berat badan anaknya tidak naik-naik. Kami ingin membantu, tapi minim ilmu.”

Curhatan itu meluncur dari Nurmayani Lubis, seorang Kader Posyandu Sekar Melati 1 Desa Rimba Beringin, Tapung Hulu, Kampar, Riau. Berada di garis depan pelayanan kesehatan desa seringkali membuat Nurmayani berhadapan langsung dengan kecemasan para ibu. Namun, kebingungan itu perlahan sirna.

Melalui Program PHR Peduli Stunting (PENTING) yang digagas PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Nurmayani bersama lebih dari 200 kader posyandu lainnya dibekali pelatihan intensif. Mereka kini memiliki amunisi baru untuk memantau tumbuh kembang balita dan ibu hamil secara mandiri.

“Setelah ikut pelatihan, kami sekarang jauh lebih paham dan percaya diri memberikan edukasi nutrisi yang tepat ke masyarakat,” lanjut Nurmayani dengan semangat.

Selain penguatan amunisi para kader, intervensi langsung turut dilakukan melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT/PKMK) kepada lebih dari 300 anak dengan risiko stunting serta lebih dari 90 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kolaborasi yang erat dengan posyandu ini sejauh ini mencatatkan hasil positif bagi para penerima manfaat. Dimana 90 persen balita yang diintervensi mengalami kenaikan berat badan. Berdasarkan indikator berat badan dan tinggi badan, 70 persen balita sasaran kini berada pada kategori status gizi baik. Sementara itu, sebanyak 82,2 persen Ibu hamil dengan kondisi KEK kini telah mencapai indikator lingkar lengan atas (LILA) normal.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar