BRIN Kaji Pengembangan CBG Limbah Sawit di Riau
Pekanbaru, Detak Indonesia -- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PTPN IV PalmCo mengkaji potensi pengembangan bio compressed biomethane gas (CBG) berbasis limbah sawit di Provinsi Riau sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi bersih dan hilirisasi energi baru terbarukan nasional.
Kajian tersebut dilakukan melalui evaluasi dan audit energi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) Sei Pagar, Riau, yang melibatkan tim peneliti BRIN dipimpin Kepala Pusat Riset Teknologi Proses (PRTP) Hens Putra bersama peneliti energi BRIN Dr Samuel Pati Senda.
Direktur Strategy and Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menghitung dan mengoptimalkan potensi energi yang berasal dari limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) maupun biomassa tandan kosong.
“Pengembangan biogas dan CBG menjadi salah satu fokus utama PalmCo dalam mendukung energi baru terbarukan. Kami siap mendukung seluruh proses evaluasi agar potensi energi dari limbah sawit dapat dimaksimalkan dan dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Ugun di Pekanbaru, awal pekan ini.
Ia menjelaskan, optimalisasi limbah sawit menjadi energi tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca, tetapi juga memperkuat implementasi ekonomi sirkular dan efisiensi operasional perusahaan.
Tulis Komentar