BWSS III Harus Bertanggungjawab dan Diperiksa

Jembatan Jalan Nelayan Ambruk, Pembangunan Serampangan

Di Baca : 95 Kali
Jembatan Jalan Nelayan ujung Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau amblas Jumat senja lalu (12/6/2026) dituding pembangunannya serampangan ditambah sedang ada pembangunan dinding tembok penahan anak sungai di samping jembatan naas ini, Senin (15/6/2026). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

​Rekonstruksi Total Jembatan dengan spesifikasi yang lebih tinggi atas biaya penuh dari pagu anggaran proyek BWSS III, bukan APBD Kota Pekanbaru.

​"Jembatan ini sekarang berstatus Total Structural Failure (Gagal Struktur Total). Jangan coba-coba menambal jembatan ini hanya dengan timbunan tanah (backfilling) kosmetik. Jika itu dilakukan, kami dari TOPAN RI yang akan menyegel proyek tersebut!" tutup Rahman Lubis.

Kepala BWSS III Wilayah Riau Syauqiyatul Afnani Rangkuti ST MT yang dikonfirmasi wartawan di kantornya di Pekanbaru Senin (15/6/2026) menurut petugas securitynya sedang tidak ada di kantor. Sementara Kepala PPK BWSS III Wilayah Riau Ucok Effendi yang dikonfirmasi di kantornya di Pekanbaru menurut security di kantor tersebut juga tidak ada di kantornya.

Sejumlah proyek BWSS III di Jalan Nelayan Rumbai bermasalah, termasuk proyek Pompa di Parit Belanda Jalan Nelayan Kelurahan Sri Meranti Rumbai Pekanbaru tahun anggaran 2024 lalu. Pekerjaan tak selesai, materai berserakan di lapangan. DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut meminta aparat penegak hukum yang berwenang periksa pejabat BWSS III. (tim/azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar