Periksa para Dokter di RSUD Tengku Rafian Siak Atas Kematian dr Alex, Ada Dugaan Pembunuhan !
“Kenapa dia tidak pulang saja dulu ke mess yang berada di kompleks RSUD untuk melepas jas dokternya? Kenapa tidak pamit ke istrinya kalau memang mau keluar dari RSUD dan menggunakan kendaraan? Ini malah meninggalkan jas dokter di toilet ICU lalu pergi berjalan kaki,” ujarnya.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan karena tindakan tersebut dinilai tidak lazim dilakukan oleh seorang tenaga medis yang sedang bertugas. Bagaimana proses pencarian dilakukan? dr Benny mengungkapkan bahwa dirinya menerima informasi mengenai hilangnya dr Alex sekitar pukul 21.30 WIB. Tanpa menunggu lama, ia langsung menuju rumah sakit untuk ikut melakukan pencarian.
“Jam 10 kurang saya sudah di RSUD. Saya mencari di lingkungan RSUD, sedangkan security, dua orang perawat, dan petugas kebersihan saya minta mencari ke luar rumah sakit,” ujarnya.
Terekam CCTV Keluar RSUD Siak
Sore hari pencarian dilakukan secara intensif hingga dini hari dengan menyisir berbagai lokasi, baik di dalam maupun di luar lingkungan rumah sakit.
“Kalau dibilang tidak mencari, itu tidak benar. Kami mencari ke semua ruangan kosong di RSUD, beberapa rumah petak dan kos, warung kopi yang masih buka, sampai tepian turap kami sisir,” jelasnya.
Pencarian kemudian dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan manajemen rumah sakit dan petugas keamanan, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV). Mengapa lokasi penemuan tidak terjangkau pencarian awal? dr Benny menjelaskan bahwa lokasi semak-semak tempat dr Alex ditemukan meninggal dunia tidak termasuk dalam area pencarian pada malam pertama.
Tulis Komentar