BNPB-PVMBG Pantau Sedimen di Alur Lahar dan Hulu Sungai Kawasan Gunung Marapi

Pemerintah Akan Bangun Sabo Dam Gunung Marapi Sumbar

Di Baca : 17659 Kali
Alur galodo Sumbar dari puncak Gunung Marapi melewati batang air dan meluber ke sawah (foto kiri). Dalam waktu dekat Pemerintah akan membangun Sabo Dam untuk mengurangi dampak negatif dari galodo atau banjir lahar hujan Gunung Marapi Sumbar (foto kanan). (ist)

Agam, Detak Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan pengamatan udara di wilayah terdampak bencana banjir lahar hujan dan tanah longsor di sekitar lereng Gunung Marapi, Jumat (17/5/2024).

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari Ph D dalam siaran persnya Sabtu (18/5/2024), pengamatan visual tersebut dilakukan dengan berfokus pada titik lokasi terdampak, dan kawasan hulu sungai di Gunung Marapi, khususnya pada bagian alur sungai dengan vegetasi yang rusak akibat diterjang debit air banjir lahar hujan. Pengamatan jejak ketinggian air di dinding tebing dari vegetasi yang tersapu air akan memberikan gambaran debit air saat bencana terjadi.

Di samping itu, pengamatan udara juga bertujuan guna melakukan pemetaan potensi lokasi-lokasi yang akan dibangun sabo dam sebagai upaya mitigasi untuk mencegah bencana serupa di kemudian hari.

Selain merusak vegetasi yang ada, di sejumlah titik terdampak juga masih terdapat sisa sedimen yang masih tertahan di atas lereng gunung dan sekitar aliran sungai. Berdasarkan hasil pengamatan, sedimen tersebut merupakan sisa dari banjir lahar hujan yang terjadi.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar