Pencarian

Hati hati

Penipu Menggunakan Aplikasi IKD

Selasa, 15 September 2026 • 13:12:03 WIB
Penipu Menggunakan Aplikasi IKD

Pekanbaru, Detak Indonesia -- Modus penipu saat ini sudah kian canggih dan masuk akal.

Tidak sedikitpun pada mulanya mencurigakan. Bahkan trik mereka benar-benar mumpuni.

Demikian diungkapkan Edison, warga Kelurahan Tangkerang Tengah-Kota Pekanbaru, Riau kepada Detak Indonesia lewat ponselnya Selasa (15/09/2026)
Edison menjelaskan awalnya ia dihubungi seseorang tertulis di nomor pemanggil bernama Darma Yudha Staf.

Sesuai ucapannya menyebut mereka dari Disduk Capil untuk mengedukasi masyarakat agar melakukan pengurusan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dalam pembicaraan awal disebutkan, sebentar lagi akan ada petugas untuk membantu bapak melakukan pendaftaran lewat online, ucap sipenelepon meyakinkan.

Berselang beberapa menit kemudian, masuk lagi nomor telepon mengaku juga dari Disdukcapil untuk membantu melakukan verifikasi guna masuk ke link IKD tersebut.

Selanjutnya sipenelepon meminta untuk masuk ke aplikasi IKD dan sebelumnya diminta di download dulu dari Play store.

Selanjutnya diminta untuk berbagi layar dengan sipenelepon untuk memandu proses pengisian data ke dalam IKD dimaksud.

Akhirnya layarpun berbagi dan tenyata semua isi memori telepon sudah selesai dikloning, temasuk no rekening di mobile banking yang ada.

Setelah melalui berbagai verifikasi dan setelah diketahui isi rekening tidak sesuai harapan, sipenelopon akhirnya langsung tidak bisa lagi dihubungi.

Untungnya, kebetulan rekening yang mau dikuras penipu tersebut beberapa hari sebelumnya sudah dikosongkan oleh yang bersangkutan. Sehingga penipu ini tidak dapat apa apa, alias Zong dan selanjutnya menghilang tanpa aba aba.

Adapun nomor pertama yang menghubungi yakni no.+6285285858148 dibuat atas nama : Darma Yudha Staff

Nomor kedua yakni +628216280633
Dibuat profilnya nama Dukcapil Sintya. Ternyata saat diamati foto profil mereka adalah buatan AI.

Kepada masyarakat diimbau agar tidak terjebak dengan  pengakuan dari instansi manapun, karena maraknya modus penipuan, ucap Edison.

Diakhir ucapannya juga berharap kepada Instansi tekait agar waspada dan tidak mudah disusupi oleh para penipu sehingga masyarakat tidak menjadi korban, pinta dia.(nes)

Follow detakindonesia.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks