Loading...
AKTIVITAS ALAT BERAT DIHENTIKAN SEMENTARA

Warga dan Sekuriti Perusahaan Sawit di Riau Bentrok

Di Baca : 732 Kali
Sekuriti perusahaan sawit PT BBSI dengan masyarakat Dusun IV Desa Talang 7 buah tangga Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, bentrok, sekuriti nampak mengamankan satu warga, Rabu (19/12/2018). (Foto Humas Polda Riau)

Rengat, Detak Indonesia--Informasi telah terjadi gesekan fisik di lahan yang disengketakan oleh pihak Perusahaan dan Masyarakat (antara Security PT BBSI dengan masyarakat Dusun IV Desa Talang 7 buah tangga Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Rabu (19/12/2018)

Menurut Kapolda Riau melalui Kabid Humas AKBP Sunarto, gesekan fisik ini terjadi Rabu 19 Desember 2018 sekira pukul 13.00 WIB bertempat di areal lokasi milik PT BBSI di Dusun IV Perjuangan Desa Talang 7 buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim, telah terjadi bentrok fisik antara masyarakat Desa Tlg 7 buah tangga dengan pihak Security PT BBSI.

Kronologis kejadian pada pukul 11.00 WIB berawal dari aktifitas perusahaan yang melakukan kegiatan penggalian/ pemutusan akses jalan kebun masyarakat ke akses lokasi milik  PT BBSI yang berada di Desa Tlg 7 Buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim.

Sekira pukul 13.00 WIB pihak Security +- 30 orang mendatangi lokasi sekaligus menjaga alat berat yang saat itu sedang bekerja, Namun pihak masyarakat juga mendatangi lokasi itu dengan jumlah +- 50 orang dengan tujuan untuk menghentikan aktifitas alat berat yang bekerja.

Polisi bersenjata laras panjang melindungi perusahaan ikut menghadang warga yang protes pemutusan jalan

Pukul 13.30 WIB pihak Security dan masyarakat tiba di TKP, dan terjadi cekcok antara masyarakat dengan pihak Security PT BBSI di lokasi tersebut. 

Korban dari pihak Security PT BBSI yakni :
1. MUBA SIAHAAN
mengalami luka robek di bagian kepala. Selanjutnya atas kejadian tersebut pihak PT BBSI beserta anggota PAM mengamankan 1 (satu) warga masyarakat tempatan.

Korban pemukulan dari masyarakat yakni : 

1.  Anggiat Sinaga, Laki-laki, 26 tahun, Tani, alamat Desa Talang 7 buah Tangga.
2. Parlin Sinaga, Laki-laki, 29 tahun, Tani Alamat Talang 7 buah tangga.
3. Rampatua Naibaho, laki-laki, 50 tahun, Tani, alamat Talang 7 buah tangga
4. Binus Turnib, laki-laki , 64 tahun, Tani alamat Desa Talang 7 buah tangga.
(Dari pengakuan korban terkena tendangan dan pukulan dari Security PT.BBSI pada saat di lokasi).

Atas kejadian tersebut Kapolsek Kelayang AKP Rinaldi Parlindungan SH melakukan koordinasi dengan pihak Humas PT BBSI  Warman untuk menyampaikan imbauan agar menghentikan aktifitas perusahaan terlebih dahulu guna mengantisipasi bentrok lanjutan.

Dilakukan penggalangan kepada pihak masyarakat agar menahan diri,  untuk mencegah hal-hal yang melanggar hukum.  Bhabinkamtibmas Desa Talang 7 buah tangga Bripka JF Hutabarat melakukan koordinasi dan penggalangan kepada masyarakat dan perangkat desa guna meredam aksi lanjutan di lokasi. Situasi saat ini sudah kondusif.(rls/azf)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar