Loading...
Pengendara Agar Hati-hati

Jalan Keriting Bergelombang di Lintas Barat mulai Berlubang-lubang

Di Baca : 184 Kali
Jalan keriting bergelombang dan rusak di kawasan PLTA Kotopanjang Kampar Riau, sejumlah kendaraan memperlambat kecepatannya, Sabtu (15/6/2019). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Tanjung Alai, Detak Indonesia--Jalan lintas barat Riau-Sumbar yang keriting dan bergelombang di kawasan PLTA Kotopanjang Kabupaten Kampar Riau Km 76 sampai batas Sumbar di Km 110 bekas tambalan mulai berlubang-lubang di sana-sini.

Dari pantauan wartawan Detak Indonesia, Sabtu dan Minggu (15-16/6/2019) di kawasan PLTA Kotopanjang Kampar Riau bekas aspal yang ditambal sulam secara sembrono kini nampak mulai berlubang di sana-sini. Pengguna jalan harus hati-hati melintas di kawasan PLTA Kotopanjang sampai batas Sumbar tersebut, terutama pengendara motor roda kecil seperti motor Honda beAt, Vario, Yamaha Mio dan motor kecil lain. Karena kalau tak fokus tabrak lubang bisa terjadi hal yang tak diinginkan. 

Selain terdapat bekas tambalan yang keriting bergelombang, berluvang juga terdapat tunggul bekas tambal sulam yang muncul ke permukaan aspal jalan. Jika ketabrak juga bisa hilang kendali dan celaka.

Menurut keterangan warga setempat, pekerjaan tambal sulam jalan berlubang-lubang ini dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Pekerjaan tambal sulamnya asal-asalan saja tidak dikorek kedalaman yang rusak sehingga setelah ditambal sulam rusak lagi keriting, bergelombang, dan berlubang.

Ancaman lainnya di kawasan PLTA Kotopanjang Kampar Riau ini terdapat puluhan titik bahu jalan yang tanah lerengnya rawan longsor. Beberapa lokasi jalan yang rawan longsor itu sudah diberi tanda. Di sini pengendara harus hati-hati saat melintas pastikan aman ketika meluncur dengan kendaraan.

Akhir-akhir ini cukup populer anekdot sentilan di kalangan pengendara yaitu kalau pengendara masuk jalan di Riau makanya jalannya banyak berlubang-lubang, masuk Sumbar jalannya mulus, masuk Sumut jalannya kembali banyak berlubang-lubang. Kondisi ini dikait-kaitkan dengan dugaan korupsi juga merajalela di jalan.(azf)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar