Loading...
Walau Dua Bulan Belum Terima Gaji 

75 Supir Bus TMP yang Mogok, Mulai Kerja Kembali 

Di Baca : 674 Kali
Sekitar 75 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang mogok pada Selasa 31 Desember 2019 karena dua bulan belum diberi gaji, mulai Rabu 1 Januari 2020 mulai bekerja kembali nampak bus TMP melintas di Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru Kamis (2/1/2020).

Pekanbaru, Detak Indonesia --Sebanyak 75 supir  bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), Riau yang kompak melancarkan aksi mogok beroperasi Selasa lalu (31/12/2019) karena gaji mereka tidak diberikan hingga dua bulan (November dan Desember 2019), Rabu 1 Januari 2020 para supir ini mulai bekerja kembali.

Dari pantauan wartawan Detak Indonesia.co.id di lapangan di Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru Kamis (2/1/2020), supir yang ditanya mengaku belum gajian dua bulan sebagaimana yang dituntut kemarin. Semua supir dan kernet juga belum terima gaji November dan Desember 2020. Belum diketahui alasan apa mereka menambang kembali. Sebagian supir bilang mereka harus bekerjalah.

Sementara didapat info dari wartawan pihak pengelola bus TMP ini baru saja mendapat bantuan 5 unit bus baru lagi. Enak kali dapat bantuan tapi kenapa tak bisa memajukan usahanya. Kadang penumpang sepi. Sedangkan masyarakat dengan modal dengkul sendiri bisa maju usaha mandiri masyarakat. Ini sudah dibantu gratis bus kok gak bisa mengelola dengan baik. Enak kali jadi manusia dibantu terus tapi gak maju-maju usahanya. 

Seperti diberitakan media ini sebelumnya 75 supir,  kernet, karyawan bus TMP kompak mogok di terminal BRPS AKAP Pekanbaru Jalan Tuanku Tambusai sehingga pelayanan di sejumlah rute tidak dilaksanakan pada Selasa 31 Desember 2019.

Dari pantauan wartawan Detak Indonesia.co.id di lokasi mogok puluhan supir duduk-duduk di sekitar kantor PT TMP di terminal AKAP Pekanbaru tersebut.

"Gaji kami dua bulan (November dan Desember 2019) belum dibayar. Kami menunggu pembayaran dari bos  kami Pak Azmi. Gaji supir sekitar Rp3,2 juta per bulan. Gaji pramugara/kernet Rp2.760.000 per bulan," kata supir.

Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru depan Ponpes Babussalam Km 9,5 mulus baru diaspal dan dicat marka, ini yang benar-benar jalan bagus 

Selain supir dan kernet sejumlah pegawai kantor  PT TMP juga nampak bergerombol duduk tak masuk kerja. Security sibuk mencatat identitas wartawan yang meliput aksi mogok ini. 

Di sejumlah sudut kota di Pekanbaru saat supir mogok tak nampak bus TMP melayani angkutan kota. Keluhan warga Pekanbaru sudah sering mencuat atas layanan amburadul bus kota Pekanbaru ini. Mulai dari haltenya tak berlampu gelap di malam hari rawan kejahatan sampai rute yang belum menjangkau beberapa tempat. Kemudian operasi bus TMP ini cepat masuk kandang pukul 19.30 malam masuk kandang dan tak nampak lagi melayani warga Pekanbaru. Sebaiknya operasi sampai pukul 23.00 WIB terutama bus kecilnya.(azf) 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar