Loading...
DULU SUDAH DITERTIBKAN KINI KAMBUH LAGI

Pedagang Pakaian Bekas Bikin Semrawut Terminal Berastagi

Di Baca : 2908 Kali

[{"body":"

Berastagi, Detak Indonesia<\/strong>--Menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) musiman di kawasan Jalan Veteran Kota Berastagi dan Terminal Berastagi, Provinsi Sumatera Utara, Ahad (7\/1\/2018) sangat merusak estetika kota wisata berhawa sejuk ini. <\/p>\r\n\r\n

Padahal, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Karo telah melakukan penertiban di kawasan ini. Namun, hal itu sepertinya hanya dilakukan setengah hati.<\/p>\r\n\r\n

Persoalan ini sudah lama sekali, sempat terlihat beberapa bulan lalu sudah ditertibkan namun kini kembali dibiarkan hingga menyebabkan masyarakat bingung dengan cara kerja Pemerintah. <\/p>\r\n\r\n

Berbagai keluhan dan kritikan pun timbul, terutama para pejalan kaki untuk melintas di trotoar yang dijadikan tempat menjajakan dagangan oleh para PKL yang umumnya berasal dari luar Kabupaten Karo. <\/p>\r\n\r\n

Selain itu, pemilik rumah di kawasan jalan itu juga terganggu untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. <\/p>\r\n\r\n

Parahnya lagi, lalu lintas di sepanjang jalan yang merupakan jalan protokol ini juga kerap terjadi kemacetan. Hal ini disebabkan sikap acuh tak acuh pedagang yang dominan menjajakan pakaian bekas (monza) hingga ke badan jalan.<\/p>\r\n\r\n

Masalah pedagang kaki lima ini merupakan permasalahan klasik di Kota Berastagi. Pihak Satuan polisi Pamong Praja Pemda Karo selalu bermain kucing- kucingan dengan para pedagang. <\/p>\r\n\r\n

"Kita akui memang ada penertiban, namun setelah itu tak menunggu lama para PKL kembali berjualan persis di tempat kemarin juga, Seperti halnya yang terjadi sekarang ini," kata Arjuna Tarigan warga Berastagi, Ahad  (7\/1\/2018).<\/p>\r\n\r\n

Dia mengatakan, Pemkab Karo tampaknya kurang peduli dengan keindahan dan ke asrian kota Berastagi sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Karo. Hal ini jelas tercermin dari sikap pembiaran yang dilakukan terhadap para PKL tersebut. <\/p>\r\n\r\n

"Bukan menuduh, atau memang sudah ada yang disetorkan para pedagang kepada oknum-oknum tertentu sehingga pertumbuhan PKL ini menjadi tumbuh subur di tengah Kota Berastagi. Untuk itu diminta agar pihak Pemda Karo segera melakukan penertiban kawasan yang dijadikan tampat berdagang para PKL, dengan aturan dan program yang jelas. Atau secepatnya lah di cari tempat pedagang berjualan," katanya. <\/p>\r\n\r\n

Menurut amatan wartawan di terminal Berastagi, dan trotoar di Jalan Veteran fungsi terminal dan pejalan kaki atau sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang angkutan tidak tertata dengan baik. Petugas Dinas Perhubungan tidak berdaya menindak pedagang loak yang telah merubah fungsi terminal menjadi pasar monza.<\/p>\r\n\r\n

Menurut salah seorang pengemudi Ruben Sitepu bila ada pedagang yang berjualan di terminal, sangat mengganggu aktivitas kendaraan yang keluar masuk terminal. Karena itu, ia mengharapkan Dinas Perhubungan Pemkab Karo berperan aktif untuk mengatur area terminal agar tercipta lalu lintas yang tertib dan tertata.<\/p>\r\n\r\n

Satpol PP Kabupaten Karo, pada November 2017 lalu telah menertibkan pedagang loak di seputaran terminal Berastagi. Tapi saat ini lokasi tersebut kembali dipenuhi pedagang loak.<\/p>\r\n\r\n

Ditambahkannya, yang mengherankan lagi tidak ada yang berusaha untuk menertibkannya. Baik petugas pasar, Dinas Perhubungan maupun Satpol PP terkesan membiarkan kesemrawutan terminal Berastagi. Tidak jelas siapa yang memberi izin pedagang loak berjualan di Terminal Berastagi maupun di jalan.<\/p>\r\n\r\n

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Gelora Fajar Purba saat dikonfirmasi Detak Indonesia.co.id<\/em> melalui telepon selulernya Ahad (7\/1\/2018) mengatakan hari ini akan kembali ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja.<\/p>\r\n\r\n

"Kita sudah koordinasi dengan mihak Mereka. Kita akan terus bekerja step bay step, namun kesadaaran masyarakat kita masih sangat kurang, maka saya mengatakan melalui media ini meminta kesadaraan masyarakat juga, kami juga saat ini membutuhkan dari segala pihak khususnya masyarakat Berastagi agar bisa saling menjaga keindahan Kota," tutupnya.(pmg)<\/strong><\/p>\r\n\r\n


\r\n <\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/h8254wolk0\/7-pedagang-monza-berastagiok.jpg","caption":"Pedagang kaki lima, pedagang pakaian bekas (monza) kembali memenuhi dan bikin semrawut Terminal Kota Berastagi Sumut di sepanjang Jalan Veteran Berastagi. Beberapa waktu lalu sudah ditertibkan dan kembali ditertibkan Ahad (7\/1\/2018).(pmg\/Detak Indonesia.co.id)\u00a0"}]



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar