Mardianto Manan Bilang Perlu Dilakukan Kajian

Proyek Payung Elektrik Rp42 M, Biaya Ini Sangat Besar dibanding Tempat Lain

Di Baca : 2871 Kali
Proyek payung elektrik di Masjid Agung An Nur Pekanbaru robek diterpa hujan dan angin kini disorot karena bahannya terpalnya tipis, besinya gampang rontok diterpa hujan dan angin. (tsi)
 

Kedua, kata Mardianto, harus memiliki kemampuan dasar mumpuni dan pengalaman kerja sejenis yang pernah dikerjakan oleh perusahaan calon pemenang tender.

"Terakhir, mereka harus mempunyai dana yang cukup untuk membiayai. Tak ada ketergantungan terhadap pencairan termin. Kalau ketiga ini sudah oke, berarti dia bisa memenangkan tender," tegasnya.

Mardianto kembali menekankan perlu adanya Tim Independen untuk mengkaji proyek payung elektrik mahal tapi gampang rusak tersebut dimulai dari proses tender hingga pengadaan barang tersebut.

"Apakah identifikasi pengadaan barang dan jasa tersebut sesuai dengan standar RAB (Rencana Anggaran Belanja) Rp42 miliar tadi. Kan bisa dilihat, harus dibuka Rp42 miliar itu apa saja," tegasnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar