SUDUT YANG TERLEWATKAN

Anak-anak Kampung Sedih Tak Dapat Berebutan Saat Presiden Resmikan IPAL Pekanbaru

Di Baca : 1064 Kali
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Bambu Kuning, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (31/5/2024). (Dok. Sesneg/tim/azf)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Bambu Kuning, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (31/5/2024).

“Hari ini masyarakat Kota Pekanbaru memiliki sistem pengelolaan air limbah terpusat untuk mengelola air limbah yang ada di Kota Pekanbaru untuk menjaga lingkungan air, menjaga kualitas air tanah, menjaga air baku yang kita miliki,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada peresmian SPALDT Bambu Kuning, di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

SPALDT ini dikerjakan sejak tahun 2020 dan menelan biaya Rp902 miliar dan memiliki kapasitas 8.000 meter kubik per hari dengan jaringan pemipaan rumah tangga mencapai 11.000 sambungan.

“Sistem pengelolaan air limbah ini telah mulai dikerjakan di tahun 2020 dan menelan biaya yang tidak sedikit, Rp902 miliar, sebagian dibiayai oleh ADB dan juga dari APBN, serta juga dari APBD. Kerja mestinya seperti ini, semuanya bergerak sehingga apa yang kita inginkan bisa selesai,” jelasnya.






[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar